| Tentang | Iklan | Media Partner | Aturan Main | Kontak
Jadi Titik Pantau Terendah Penilaian Adipura, Puluhan Bangli Dibongkar
Berita / Selasa, 9 Juni 2015 19:45 WIB / Redaksi






Bangunan liar (bangli) di Jl. RE. Martadinata flyover Cikarang dibongkar pemiliknya Selasa (09/06/2015)

URBANCIKARANG.COM - Sudah menjadi rahasia umum bila Kabupaten Bekasi menyandang predikat kota terkotor kedua di Jawa Barat pada hasil penilaian Adipura 2015, predikat ini pula yang membuat bupati Bekasi "geram" dan bertekad berbenah, diantaranya menata bangunan-bangunan liar yang berada di titik pantau penilaian Adipura, seperti yang terlihat di Jl. RE. Martadinata dan Jl. Industri puluhan bangunan liar atau bangli dibongkar pemiliknya pada Selasa (09/06/2015) siang WIB.

Pantauan UrbanCikarang para pemilik ini rela membongkar bangli mereka lantaran memang berdiri di lahan yang bukan seharusnya dan mengganggu ketertiban umum dan jalan. Jamil salah satu pemilik bangli di sisi flyover Cikarang mengungkapkan "Iya sudah ada surat pemberitahuan dari Satpol PP Kab. Bekasi supaya dibongkar karena mengganggu ketertiban umum dan jalan, mereka bilang (Red: Satpol PP ) akan membongkar jika dalam 7 hari kedepan tidak dibongkar" katanya. Jamil pun mengakui bahwa bangli miliknya memang salah karena berdiri di lahan yang bukan seharusnya.

Pun dengan bangli yang berada di depan Kantor Samsat Kab. Bekasi dibongkar pemiliknya, kendati demikian masih ada saja pemilik yang nekat belum membongkar banglinya dan tetap bertahan.


Bangli di depan Kantor Samsat Kab. Bekasi dibongkar

Sebelumnya Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat  Satpol PP Kab. Bekasi, Deni Koes Diana, SH. MM.Pem, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menertibkan dan menindak tegas pedagang kaki lima dan bangunan liar yang berdiri di titik pantau Adipura yakni di Jl. RE. Martadinata, Jl. Gatot Subroto, Jl. Industri "Kami sudah menyurati mereka, kita malu Kab. Bekasi menyandang kota terkotor kedua di Jawa Barat, di tiga titik itulah penilaian terendah Adipura 2015 Kab. Bekasi, Bupati Bekasi tegas memerintahkan kepada kami untuk membereskan masalah ini" katanya saat dikonfirmasi, "Kami hanya menjalankan peraturan daerah, tidak ada relokasi, kompromi atau ganti rugi" Pungkasnya.



Redaksi menerima kiriman berita/artikel/video/foto amatir melalui email urbancikarang@gmail.com, disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/artikel/video/foto akan melalui proses moderasi.

Informasi beriklan Klik disini
Informasi kerjasama media partner Klik disini

PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


BAJUYANI: Baca Juga Yang Ini
Selasa, 29 Januari 2019 19:41 WIB
Mal baru segera hadir di Cikarang
Rabu, 21 November 2018 18:05 WIB
UMK Jabar Tahun 2019 Disahkan!
Sabtu, 29 September 2018 10:11 WIB
Polres Metro Bekasi ciduk 34 pengedar narkoba
Senin, 24 September 2018 16:32 WIB
Bupati terima audiensi guru honorer Kab. Bekasi
Senin, 24 September 2018 10:21 WIB
Ribuan Guru Honorer Kab. Bekasi unjuk rasa ke Bupati




Media informasi masakini cara beda nikmati informasi Bekasi